Minggu, 16 Mei 2010

I Just Say: Mohon maaf........................



Maaf banget belum bisa update blog, karena akhir-akhir ini Neng. Mozzi nggak berpihak sama saya, Mbak IE juga ngecuekin saya, Blogger akhir-akhir ini error, saya cuma bisa OL pake Kak Hotspot disekolah, artikel yang saya siapin hilang karena Mas. Flashdisk masuk ke RSJ, pokone stress, kali ni cuma Akang Crome yang bisa saya andalin, Akang Crome akhir-akhir ini membuat halaman Blogger waras, Sakit uy.... Saya juga sibuk ujian, dan lagi sibuk nabung buat beli limited item, yang macam nie...




Buat yang tau toko murah yang ngejual ni barang, terutama toko yang ada disamarinda (Maklum ga punya duit buat ke luar kota), kasih tau ya.... eh sorry nulis hal kaga jelas gini.
Otak saya benar-benar jadian ma Ms. Blank... wah jangan-jangan Ms. Smart benar-benar angkat kaki dari kepalaku. No!!!!!!!!
Dunia saya terasa diputar-putar kaya bianglala, semua kuacauuu... (>__<") Doain supaya dunia saya normal lagi, sekalian doain saya juga normal lagi. Wah Ngemeng-ngemeng saya mau negasin satu hal nie, Blog ini saya buat dengan artikel yang sedemikian rupanya supaya kita lebih berhati-hati melangkah didunia ini (Kata-kata pasaran), bukan untuk dipraktekin, dibaca oleh anak dibawah umur, atau dikhayalin sejadi-jadinya, wah jangan juga ada pikiran aneh-aneh sama yang ngebuat blog ini (^__^"), saya 100% manusia, normal, gak jadi-jadian, baik hati, (Narsis deh), ntar lagi mau ujian naek kelas, doain ya supaya bagussss nilainya (Amien), walau yang ngunjungin blog ini cuma seupil. Saya anggap yang daangin blog saya udah berdoa untuk saya... he he he, Ya sekali lagi saya benar-benar mintain maaf ... Mungkin saya akan mengupdate blog tidak sering-sering amat, bisa seh sering... tapi kalo ku COPAS, nah gak baekkan kalo COPAS, ya udah bye-bye...... (^__^)

Sabtu, 08 Mei 2010

Cannibalistic Village Of Chines

Saya harap persiapkan dulu mental kalian untuk melihat ini, karena hal ini sangat tidak manusiawi dan mengerikan.

Masyarakat Kanibal Pemakan Daging Wanita di Cina, Sebuah desa terpencil di negara China, setiap tahun menjelang imlek, mereka akan melakukan pesta pemotongan daging secara besar-besaran.Karena bagi mereka, " DAGING " merupakan makanan mewah yang susah dijangkau. Sehingga mereka hanya bisa memakannya setiap tahun sekali saja dan hanya pada hari imlek tersebut.Desa terpencil ini berada di negara china. Walau terpencil, namun setiap wisatawan yang ingin ke salah satu tempat wisata di china, bakal melewati desa tersebut. Jika ada wisatawan tunggal yang melakukan perjalanan, mereka biasanya akan menumpang tinggal di rumah warga desa tersebut.




Jika mereka menemukan wisatawan wanita, mereka akan menangkap si wanita tersebut kemudian di ikat dan dilarang keluar rumah. Si wanita tersebut akan diberi makan dan tempat tinggal gratis oleh warga. Apabila wanita tersebut masih " VIRGIN ", mereka tidak boleh mendekati lelaki lainnya. Karena bagi mereka, bagian " SENSITIF " wanita akan lebih wangi dibanding yg bukan virgin. Sehingga harus menjaga mereka supaya tidak ditindas oleh laki-laki lain.


Ketika menjelang imlek, wanita tersebut akan dibunuh dan badan dia (wanita itu) akan dijadikan " DAGING PERSEMBAHAN " oleh warga mereka. Wanita yang tadinya diculik oleh warga akan di cuci bersih terdahulu hingga dicabut seluruh rambut-rambut yang terdapat dibadannya.
Kemudian wanita itu di telanjangngi dan kaki tangannya diikat ketat dan dibawa ke tempat persembahan mereka, kemudian akan dilanjutkan upacara pemotongan. Berikut ada beberapa foto proses pemotongan :

Desa tersebut memiliki aturan, jika lelaki yang mau menikah, mereka harus menikah dengan wanita dari desa sendiri. Karena perempuan diluar hanya dianggap sebagai makanan saja. Anggapan warga desa tersebut, wanita dari luar hanya boleh dimakan tidak boleh dinikahi. Haram hukumnya bagi mereka menikahi wanita yang bukan dari desa.

Wanita diatas ini pada saat akan dipotong, dia hanya menangis tanpa teriak. Karena dia telah tau tiada orang yang akan menyelamakan dirinya. Wanita tersebut akan dipotong lehernya terdahulu supaya berhenti bernafas.



Salah satu wanita yang dipotong tersebut berumur 20-an. Dia rupanya adalah seorang karyawan di kota. Karena dia berhenti dari pekerjaannya dan setelah 1/2 th masih belum mendapatkan pekerjaan yang cocok, sehingga dia bermaksud untuk berlibur sejenak menikmati hidup.



Saya kurang tau apa yang dirasakan oleh jurnalis yang meliput ini dan bagaimana tanggapan pemerintah cina tentang hal ini, sangat tidak manusiawi rasanya membiarkan adat sesat seperti ini terus dibiarkan, bayangkan berapa turis wanita tak berdosa yang telah menjadi korban keganasan warga ini, ada beribu alasan untuk bisa membunuh manusia, namun tidak satupun alasan yang membenarkan seseorang boleh mencabut nyawa sesamanya, saya harap ini menjadi peringatan bagi para gadis yang mau berwisata ke negeri bambu untuk berhati-hati.

Ratings and Recommendations

" Other Rose Article "